English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label WANITA DAN KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WANITA DAN KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

Cek Darah Sebelum Nikah Penting

Label:

Pengecekan darah sebelum menikah sangat penting untuk mengetahui seseorang menderita talasemia carier atau tidak. Hal ini untuk mencegah keturunan yang mengalami anemia akut. Kenapa?
"Kalau pasangan itu dua-duanya punya talasemia carier, 25 persen bisa jadi anaknya akan kena yang akut," ujar Ketua Harian Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassaemia Indonesia, Ruswandi, Minggu (9/5).

Pencegahan dapat dilakukan dengan menghindari perkawinan pembawa sifat (carier). "Makanya sebelum nikah, penting cek darah pasangan," ujarnya kembali menegaskan.

Pengobatan bisa dilakukan dengan transfusi darah yang memakan biaya minimal Rp 10 juta per anak per bulan. Sementara sebagian besar penderita talasemia berasal dari keluarga prasejahtera. "Maka dari itu, kita bersyukur Ibu Ani Yudhoyono mau menjadi ikon kami. Jadi sedikit banyak bisa membantu para penderita," ujarnya kepada Kompas.com.

Talasemia adalah kelainan sel darah merah yang terkena sejak anak-anak dan merupakan penyakit bawaan yang sampai saat ini belum ada obatnya.(kompas.com)

Jauhi Kanker Payudara dengan Jalan Kaki

Label:

UNTUK mengurangi risiko kanker payudara tak perlu sampai berolahraga ekstrim. Bahkan dengan melangkahkan kaki saja kita sudah bisa menjaga kesehatan payudara secara signifikan. Tidak ada kata terlambat untuk bisa merasakan manfaatnya.


Dalam studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association, para ilmuwan menemukan bahwa perempuan yang rutin melakukan olahraga jalan cepat (brisk walking) di akhir usia 30 dan 40 tahun risiko mereka untuk terkena kanker payudara berkurang dibanding dengan rekan mereka yang malas bergerak.

Penelitian ini melibatkan 74.000 perempuan menopause berusia 50-79 tahun. Mereka adalah responden dalam studi Women's Health Initiative tahun 2002. Hasil studi tersebut antara lain menyimpulkan manfaat terapi sulih hormon untuk mengurangi risiko kanker payudara.

Hasil penelitian mengenai manfaat jalan kaki ini menguatkan berbagai studi yang menyebutkan olahraga secara teratur efektif mengurangi risiko kanker payudara. Selain itu, ternyata tidak ada kata terlambat untuk memulainya.

Responden yang hanya berolahraga jalan cepat 1,5 - 2 jam setiap minggu dan dimulai saat mereka berusia 35 dan 50 tahun juga mendapatkan manfaat penurunan risiko kanker hingga 18 persen. Namun, tentu saja manfaatnya akan lebih bermakna bila olahraganya dimulai sedini mungkin.

Selain berjalan kaki, jenis olahraga lain yang bersifat fun seperti berenang dan bersepeda, jika dilakukan secara teratur akan mengurangi risiko terkena kanker lebih besar lagi, selain juga mendapat bonus jantung lebih sehat dan menjaga berat badan tetap ideal.

copy: http://www.tribunjambi.com